Perayaan Hari Kartini 2008


Setiap tanggal 21 April kita merayakan Hari Kartini, (Pejuang Indonesia untuk kebebasan emansipasi wanita). Tahun ini aku ikut serta dalam lomba busana tradisional yang diselenggarakan sekolah kami.

Aku mengenakan busana petani, sebagai penghargaanku pada jasa para petani (juga untuk menyemangati mereka dalam usaha mempertipis kekurangan beras tahun ini yang sebesar 500 ribu MT).

Green Festival


Kemarin kami mengunjungi ‘Green Festival’ di selasar utama Gelora Bung Karno Senayan.

Agaknya, issue utama festival itu lebih cenderung menjadi “Selamatkan Ozon Kita” daripada “Lingkungan yang Ramah” (“Green Environment”).

Agak sedikit gumun mengapa dominasi warnanya merah, juga sponsor utama-nya justru produsen besar produk-produk berbahan baku LABSA.

Segelas Air Tawar


Semalam aku ngobrol dengan papa.

“Papa, mengapa air ini kita sebut air tawar?”, sambil menunjuk segelas air.

“Karena rasanya tawar. Bukan manis, bukan asin, bukan kecut, bukan pahit”

“Apa nama untuk air tawar (seperti ini) yang bukan air dingin, bukan air hangat?. Kalau aku mau air tawar seperti ini, aku harus bilang apa?”

“…………….?? mmmm… , istilah teknisnya sih ‘air tawar temperatur ruang’, tapi papa gak tau istilah sehari-hari yang tepat”

Ada yang bisa bantu?

Bekerja dan Bermain

Diluar waktu kerja, kita perlu beristirahat……….

Ini adalah foto-fotoku dan papa. Adakah kemiripan kami?

Tour de Cuisine

Bulan lalu papa membawaku melihat-lihat ke pabrik roti di dekat rumah. Aroma sedap khas roti sudah tercium dari luar gedung. Kepala juru masak, berbaik-hati membimbing kami berkeliling. Beliau juga secara sederhanamenjelaskan proses produksi, mulai dari pembuatan adonan hingga pengemasan roti.

Keesokan harinya adalah akhir minggu. Aku meminta mama untuk membuat bolu, sehingga aku dapat menjelaskan proses pembuatannya kepada sepupuku Angela. Namun akhirnya berakhir dengan cara yang berbeda.

Me and the gang


Beberapa bulan lagi kami akan menamatkan pendidikan di TK, dan kami akan melanjutkan ke SD. Berikut ini adalah foto-fotoku bersama teman-temanku di TK.

Pertamakali Ke Dokter Gigi


Salahsatu gigi-susuku harus dicabut. Ini menjadi kesempatan pertamaku berobat ke klinikgigi. Dikter giginya sangat baik, beliau menjelaskan satu-persatu kegunaan peralatan disana yang aku tanyakan. Beliau bahkan meminjamkan sebuah cermin kecil, sehingga aku dapat ikut melihat saat ia memeriksa gigi-gigiku.

Aku menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk mengamati ruang periksa, lalu dokter gigi memeriksaku selama sepuluh menit, akhirnya satu detik untuk mencabut gigi seri bawahku. Rasanya sedikit sakit, tapi semangkuk eskrim membantuku melupakan rasa sakit itu.